Skip Navigation LinksPenjualan Tenaga Listrik

 Penjualan Tenaga Listrik

Kapasitas Terpasang Pembangkit di Indonesia

Sampai dengan Desember 2016, jumlah kapasitas pembangkit di Indonesia adalah 51.915 MW yang terdiri atas pembangkit PLN sebesar 39.856MW, swasta sebesar 8.867 MW dan sewa sebesar 3.192 MW. Sebagaian besar pembangkit tersebut berupa PLTU batubara sekitar 44.7%, disusul PLTG / PLTGU / PLTMG sekitar 29,3%, PLTD sekitar 11,1%, PLTA/PLTM sekitar 8,9%, PLTU BBM sekitar 3,2%, PLTP sekitar 2.6%, dan EBT lain sekitar 0.2%.

grafik penjualan listrik tahun 2012 - 2016 (GWh).png

Produksi Tenaga Listrik

Pada tahun 2016, Indonesia Power melakukan beberapa upaya untuk meningkatkan jumlah produksi listrik diantaranya menambah pasokan gas untuk UP Semarang, UP Perak Grati, dan UP Bali. Selain itu upaya yang dilakukan adalah melakukan optimalisasi pengoperasian PLTA di tahun 2016 karena bertepatan dengan musim basah. Jumlah produksi listrik pada tahun 2016 sebesar 43.180,60 GWh meningkat 8,68% dibandingkan tahun 2015 sebesar 39.730,11 GWh. Peningkatan tersebut terutama dikontribusi oleh peningkatan yang signifikan pada beberapa unit pembangkit yaitu peningkatan produksi UP Semarang (5.158,05 GWh atau meningkat 101,28% dari 2015), UP Perak Grati (2.972,37 GWh atau meningkat 21,21% dari 2015), serta pembangkit berbahan bakar air di UP Saguling (4.069,30 GWh atau meningkat 62,96% dari 2015) dan UP Mrica (1.237,77 GWh atau meningkat 37,86% dari 2015)

tabel penjualan listrik berdasarkan unit pembangkit Tahun 2012-2016.png



Layanan Lainnya

  • Program Pengembangan Pembangkit

  • Keahlian (Expertise) dalam Jasa Pemeliharaan

  • Jasa Operasi dan Pemeliharaan