Skip Navigation LinksResmikan-IP-Academy,-Indonesia-Power-Siap-Hadapi-Tantangan-Industry-4.0

 Resmikan IP Academy, Indonesia Power Siap Hadapi Tantangan Industry 4.0

​Jakarta - (16/12) Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan modal Perusahaan yang membawa nilai tambah dan nilai kompetitif bagi Perusahaan. Mereka yang disebut dengan Human Capital disebut juga sebagai indikator terpenting dalam pencapaian Kinerja Perusahaan. Nilai tambah, nilai kompetitif, dan pencapaian kinerja bagi Perusahaan tersebut dapat terjadi apabila Perusahaan melakukan upaya optimalisasi Human Capital melalui metode pengembangan kompetensi yang terdiri dari skill, pengetahuan, dan behavior

Pada tanggal 3 Oktober 2018, Indonesia Power membuat perubahan besar pada metode pengembangan kompetensi konvensional menjadi metode berbasis Corporate University dengan melakukan launching IP Academy yang pertama dan ditandai dengan penyerahan white book dan blue book dari Dean kepada Vice Dean IP Academy. Berlanjut dengan dibangunnya Simulator PLTU Suralaya di Pandean Lamper, Pangkalan Susu dan Lontar, Fire Ground & Simulator Low Rank Coal di Pandean Lamper serta Destructive Test(NDT) dan Analisa Data Vibrasi di COE Pemaron.

Dan di ujung tahun 2019 ini Indonesia Power melakukan peresmian IP Academy berbasis digital yang beralamat di Jalan Tentara Pelajar RT 07/RW 07, Kecamatan Grogol Utara, DKI Jakarta (Komplek PLTD Senayan). IP Academy ini melaksanakan implementasi dari Digital Learning melalui beberapa kelas, yaitu: Virtual Classroom, Virtual Reality, Gamification, Micro Learning, dan REOC Simulator. Harapannya dengan seluruh komponen digital ini, Learners atau Pegawai merasakan keterikatan/engage dengan proses pembelajaran dan mampu menjawab kebutuhan Learners pada generasi milenial. Hal ini sejalan juga dengan konsep Ubiguitos Learning yang harapannya learners dapat belajar dimanapun, kapanpun, dan dengan cara apapun.

Melalui IP Academy, Indonesia Power berupaya memberikan ide perbaikan dan inovasi dalam setiap langkah mencapai Human Capital Excellence. Dengan menggunakan metode digital learning strategy atau strategi Pembelajaran berbasis digital, IP Academy melangkah kedepan dalam rangka menjawab tantangan Industry 4.0, dengan tetap menjaga kaidah implementasi konsep Corporate University yaitu Learning Value Chain (LVC).

Penetapan strategi Pembelajaran berbasis digital di IP Academy dilakukan mulai saat penerapan tahapan Learning Need Analysis (LNA) sampai dengan Learning Impact Measurement (LIM). Keseluruhan proses tahap LVC yang dituangkan dalam strategi Pembelajaran berbasis digital disebut dengan Learning Management System of IP Academy.


Contact Person:

IGAN SUBAWA PUTRA

CORPORATE SECRETARY PT INDONESIA POWER

subawa.putra@indonesiapower.co.id

HP: 08123887780

Keterangan Pers Lainnya

  • KETERANGAN PERS No. 57/RELEASE/IP/2019

  • KETERANGAN PERS No. 56/RELEASE/IP/2019

  • KETERANGAN PERS No. 55/RELEASE/IP/2019