Skip Navigation LinksBangun-Pembangkit-Terapung,-PT-Indonesia-Power-Kerjasama-dengan-PT-PAL

 Bangun Pembangkit Terapung, PT Indonesia Power Kerjasama dengan PT PAL

Jakarta(30/9)- Bertempat di PT PLN (Persero) Kantor Pusat, Indonesia Power dan PAL Indonesia tanda tangani kesepakan kontrak kerja pembangunan Barge Mounted Power Plant (BMPP) berkapasitas 2x60MW dan 1x30MW. Ketiga unit pembangkit terapung tersebut rencana akan ditempatkan di Kolaka Sulawesi Tenggara untuk 2x60MW dan di Sambelia Nusa Tenggara Barat 1x30MW mengingat pada tahun 2020 kedua daerah tersebut akan membutuhkan listrik yang cukup besar.

Pendatanganan kontrak dilakukan oleh Direktur Pengembangan dan Niaga PT Indonesia Power, Adi Supriono dan Direktur Utama PT PAL Indonesia (Persero) Budiman Saleh. Acara penandatanganan kontrak kerjasama tersebut dihadiri dan disaksikan langsung oleh Direktur Utama PT Indonesia Power M. Ahsin Sidqi dan Plt Direktur Utama PT PLN (Persero) Sripeni Inten Cahyani. Turut hadir pula perwakilan dari kementerian BUMN, Silvester Budi Agung selaku Asisten Deputi Bidang Usaha ELKP II Kementerian BUMN Republik Indonesia dan Plt Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha RI, Tarmizi SH, MH pada acara yang digelar di kantor pusat PLN tersebut.

"Barge Mounted Power Plant (BMPP) yang akan dibangun merupakan pembangkit listrik mobile dengan Dual Fuel Engine yang diintegrasikan dengan konstruksi Barge. Kemampuan mobilitas dan dimensi BMPP cocok untuk kebutuhan melistriki daerah kepulauan dan dapat bersandar di dermaga/jetty". ujar Ahsin.

Selain cocok untuk daerah terpencil, BMPP ini memiliki keunggulan dalam fleksibilitas penggunaan bahan bakar, karena dapat dioperasikan dengan menggunakan bahan bakar Gas atau dapat juga dengan menggunakan BBM(HSD/B20). Jadi jika suatu daerah terganggu pasokan Gasnya maka BMPP tetap dapat beroperasi dengan andal dengan menggunakan BBM. Dalam penggantian mode penggunaan bahan bakar BMPP tidak perlu dimatikan terlebih dahulu dan tidak terjadi kedip, sehingga tidak menggangu pendistribusian listrik. Pembangunan BMPP ini akan diselesaikan PT PAL Indonesia (Persero) dalam waktu 15 bulan di workshop PAL Indonesia di Surabaya.





Komentar:

Berita Lainnya

  • Lagi, Indonesia Power Sabet 2 Penghargaan Subroto Award

  • Tingkatkan Kompetensi Operation dan Maintenance, AKOME Jilid 4 Digelar

  • Plt Dirut PLN Pimpin Sertijab Dewan Komisaris IP