| Persiapan CDM & Verifikasi VCS 2010 UpGrade PLTP Gunung Salak |
| Ditulis oleh Elza Febrianto |
| Kamis, 04 Februari 2010 10:47 |
|
Diantara sekian banyak emiter Gas Rumah Kaca salah satunya adalah yang berasal dari pembangkitan listrik, terutama dari pembangkitan listrik yang menggunakan bahan bakar fosil seperti minyak dan batubara. Sebagai perusahaan dengan visinya yang ramah lingkungan, PT Indonesia Power berupaya aktif untuk turut serta menurunkan Emisi Gas Rumah Kaca yang dihasilkan dari proses pembangkitan tenaga listrik. Hal tersebut dilakukan melalui efisiensi dalam pemanfaatan bahan bakar serta meningkatkan pemanfaatan sumber-sumber energi terbarukan melalui pemanfaatan PLTA (listrik tenaga air) dan PLTP (listrik tenaga panas bumi). Demikian dikemukakan oleh Direktur Utama PT Indonesia Power, Djoko Hastowo ketika membuka pelatihan Persiapan Clean Development Mechanism (CDM) dan Verifikasi Voluentary Carbon Standard (VCS) 2010 untuk Up Grade PLTP Gunung Salak di Ruang Rapat Lantai 5 PT Indonesia Power Kantor Pusat, Jakarta, Kamis 4 Februari 2010. |
| Terakhir Updated pada Kamis, 04 Februari 2010 14:41 |